Langsung ke konten utama

Sehabis Mendung

kita pernah bermimpi
memasuki kawah-kawah candi
yang menyimpan patung seorang dewi

di tangannya ada rumah kita
yang menggenang
sehabis mendung

setelah tiba di antara kedua jemarinya
yang lebar
kita melupakan doa yang mesti dibawa
dan akan diamini oleh roh-roh leluhur
penjaga rumah

telinga kita menopang bunga.
kau lebih suka yang kuning
sedang aku suka yang merah.
lalu mereka sama-sama tumbuh
kemudian mekar memenuhi pengupingan kita

sehabis mendung
doa-doa kita bermunculan
dari putik bunga yang tumbuh

sehabis mendung
bunga-bunga kita mekar
menudungi rambut-rambut kita yang kehabisan tenaga

sehabis mendung
ketika kita memuarakan segala nasib pada candi
bersama seorang dewi
kita senantiasa mendengar bisikan parau
entah suara atau dengungan bahkan dentuman
yang begitu hebat
hingga hanya ada satu yang kita ingat

:
sehabis mendung
kita menunduk rendah.
tapi kali ini
kita merapatkan tangan untuk mengamini doa-doa
yang pernah lupa dibawa



sekayu, maret 2010

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Choices

There will always be the first time for everyone. The first time to hear, the first time to feel, the first time to move, the first time to breathe and cry, the first time to drink, the first time to eat, the first time to respond, the first time to play, the first time to play together and solve the very own problem, the first time to enter school, the first time to teach, the first time to talk and engage with numerous audience, the first to be and do anything. . .till it becomes one day. . .the thing that was hard and challenging, could become a piece of cake. It takes courage, it takes sweat and tears, it takes sleepless nights, it takes restless days, it takes commitment, it takes everything. Maybe it takes your happiness away either. It may seem scary and it may seem crazy. It requires self and stress management. I always have choices amongst these options. I commence to reflect. Back then, I love to  compare people, wether it would be worth it or not at all. I compare A to B...

The Awakening of New Energy

This one week, my mind buzzed. I know I had a lot to express. I always feel the urge to talk to people and barely know when to stop. I love creating world with words. Words are playground to me. Sometime I could slide, hop, roll forward, slither, or simply sit and watching people passing by. It's not a bout fun, but it's the awareness of creating more and more. I will try to invest 1 hour each day to write, to think, to get lost, to be found, to express, and write again. Over and over. I hope there will be more people connect and read me. Insya Allah 🤍

Puisi Terjemahan Rumi - When I Die

Saya mencoba menerjemahkan sajak yang ditulis oleh Rumi berjudul ' When I Die '. Selamat membaca, kawan! *** Ketika Maut Menjemputku Ketika maut menjemputku ketika peti jenazahku disiapkan jangan kau kira aku merindukan kehidupan dunia jangan menitikkan air mata jangan sesekali meratapi atau berduka cita aku tidak sedang terjerembab ke dalam neraka para iblis tatkala kau saksikan jasadku dipikul berhentilah menangisi kepergianku aku tidak pergi sebaliknya aku sedang berada di sisi Sang Maha Penyayang bila kau beringsut  dari peristirahatan terakhirku jangan ucapkan selamat tinggal ingatlah bahwa pusara sejatinya hanya sebuah tirai yang menyembunyikan firdaus di belakangnya kau hanya akan menyaksikanku terbujur di liang lahad kini lihatlah kebangkitanku bagaimana mungkin yang kau saksikan menjadi sebuah akhir tatkala matahari tenggelam atau bulan terbenam yang terekam di matamu tampak seperti akhir juga seperti senja namun sebaliknya, yang kau saksikan adalah fajar saat maut men...