Langsung ke konten utama

Agustus Siang Ini

-Peta-
bagi siapa yang tak mengenalmu
membaca nama-nama pulau
yang telah memunculkan banyak peradaban
di musim baru, akan senantiasa merasa
tercekam dalam tiap tikaman gelembung
yang menderu dera dalam hati
lalu menangis mengaliri air mata orang-orang
yang mengering.

-Biru-
bahwa laut ini adalah milik engkau yang
menyudahi teriakan anak-anak yang
tertikam di kedalaman senja
:pisau telah menjaga mereka
dari api

-Hati-
dalam hati, senyum mereka sembunyikan
menghalangi dentuman
tanah-tanah bakaran

-Mesiu-
mereka menjadi ledakan, senjata-senjata
yang telah bermukim di tiap-tiap liangmata
orangtua mereka. bersarang
menjadi kemarahan yang lama ditunggu
untuk tiba, memakan debu-debu
menghabur pada muka yang sedih
dan luka.

-Membaca Puisi-
dan puisi, mereka bertulis dengan
air mata yang banyak membendung
longsor-longsor kerinduan batin
kepada tanah lapang, untuk dibacakan
: merekalah puisi

-Layang-layang-
mereka berkejar-kejaran, memburu angin matahari
dalam lelap
dalam sengal nafas yang dinyanyikan.
hari-hari menjelma angin

-Sisa-
serupa waktu di tangan mereka
menggenang dan meraung
lalu menyatu
menjelma jadi selaksa kata
selaksa cinta

-Orang Tua-
pada akhirnya
mereka berbicara tentang
bagaimana mengolah derita yang mengatap dan
menggunung, hingga melumat gemuruh geram

-O...-
mereka akan habis
tenggelam dalam tanah gemburan
tanah dengungan
tanah yang berawal dari kehidupan tanpa
mesti merasa kematian

-Mereka-
sendirian memanggul usia
yang semakin merunduk
mencandu segenap jiwa
lalu timbul menjadi mimpitidur mereka
yang berayun-ayun
dan mendaun di batang-batang
yang tumbuh menahun


-Sungai-
dan mereka mengering.
ilalang dan kenangan menghilang



--sekayu, ogus 2010

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Puisi Terjemahan William Wordsworth - I Wandered Lonely as a Cloud

Hari ini, saya mencoba lagi menerjemahkan sebuah sajak berjudul I Wandered Lonely as a Cloud yang ditulis oleh William Wordsworth. Selamat membaca kawan! Semoga apa yang kita baca hari ini, membuat kita merasa penuh dan bahagia.  *** Umpama Segumpal Awan Aku Berkelana Aku berkelana umpama segumpal awan Yang melayang di ketinggian melampaui lembah dan bukit, Ketika tak sengaja kudapati sejauh mata memandang, Sehamparan bunga-bunga daffodil; Di dekat danau, di bawah rimbun pepohonan, Bunga-bunga daffodil melambai dan menari dikibaskan angin. Tak henti-hentinya laksana bintang-gemintang yang berkilatan Dan mengerjap di keluasan bima sakti, Bintang-gemintang itu, meregang dalam lintasan tanpa batas Di sepanjang tepian danau yang luas: Sekilas kusaksikan berpuluh ribu, Bunga-bunga daffodil saling beradu lewat tarian yang begitu lincah. Ombak di sebelahnya menggulung dan pecah; namun bunga-bunga daffodil Menghempaskan kilauan ombak itu dalam sukacita: Seorang penyair menjumpai dirinya te...

And I Said Yes, I Will

Mi amor, my love, Daddy K I said yes to our next journey, thick and thin I said yes to our progress, I'm all set I said yes to the mornings with tears and migraines  and to the nights with hugs and gentle kisses  I said yes to a lifetime prayer till Jannah This ring has given us power and awareness, love and affection, passion and patience, anxiety and peace, uncertainty and assurance, fears and courage, doubt and commitment, comfort over stormy days The knot we tie in this ring, cannot be wiped out Our loyalty worth more than anything we have And may Allah send us guidance, always Oct 2025

What Does Friend Mean?

Before asking about what does friend mean, let's sit, ask, reflect, and be honest. How well we treated ourselves so far? Did we rest in an eight solid hour? Did we eat healthy food? Did we train our muscles? Did we respond to things around us with tranquility to gain the bigger picture? Did we respect ourselves with kindness and genuineness? Were we dare enough to say no when things weren't our cups of tea?