Katanya hujan sebentar lagi Memasuki musim yang basah juga berkabut Lalu dingin dan mendung berhari-hari Aku menyiapkan penampungan airnya lebih awal Bukan untuk musim yang menjatuhkan sumber air dari balik awan yang berat Melainkan hujan yang deras dari mataku Mata yang perih menatap ke depan Asap dan kabut menjadi samar Antara terbakar dan dibakar pun sama biasnya Dalam siaran tivi Juga media massa online Orang-orang berebut menyiarkan betapa kita digunduli dengan paksa Maka membaralah aku Api berkobar di tubuhku Sumbunya tersulut tiada terputus Percikannya dimulai dari nadi Kemudian, menjalar dalam ingatan Ia mencari jalan menuju lahan baru bagi kegagalan ekosistem, celah regulasi, dan kelalaian manusia Hujan sebentar lagi turun di hutan Namun ada yang lebih deras mengalir di sana: praktik tebang-bakar yang instan disusul daftar pasien ISPA yang antre di rumah sakit Kita lumpuh Penerbangan kacau Ketahanan pangan tinggal wacana Anak-anak mengemis udara segar Sudahkah kita cemas hari ...
What is the smallest item we can find at home? Is it the teaspoon for teatime, the Aircon remote control, the keychain of the front door, the cubes of seasalt for cooking, the garlic powder in the kitchen drawer, or the dust on the spotless TV table? I wait for you to say yes You're drinking water after munching unsalted potato chips 30 seconds have passed "Babe, it's us the smallest part. We're built by infinite atoms: proton, neutron, electron, and calculations from both perfection and imperfection. Our heart sometimes light and heavy, abi?" All my life I've been searchin' All my life I've been searchin' Now I find you I'm searchin' no more* Mr. Eazi's single - Legalize is on our Spotify We're heading home and the city lights are blinking Jakarta, July 2026