Langsung ke konten utama

ALBUM FOTO

Rain's Rustle
An oil painting by Leonid Afremov
Aku tak menuntutmu pulang malam begini
Di luar angin berkejaran sekencang mungkin
Menampar daun jendela
Mengibaskannya hingga jauh terpelanting

Aku terbaring sendirian
Menatap layar monitor yang tidak begitu lebar
Sambil sesekali mengganti aplikasi
Dari sekadar Microsoft Word 
Kemudian berselancar di mesin pencari
Dan berakhir di Photoshop

Aku menemukan kita 
Tertumpuk di antara file tak bernama
Hanya tertera angka
Lalu Algoritma yang bekerja secara rahasia
Menyusun dengan acak nol satu nol satu 
Dan seterusnya, begitu katamu

Lembar demi lembar ditampilkan

Ceritanya seperti ini
Ketika masih kerap bermalam di luar
Di koridor lantai dua sebuah kedai makanan cepat saji
Kita duduk
Dan berdua saja

Aku mengubahnya ke dalam gambar hitam putih
Menyingkirkan yang tidak perlu terekam 
Kecuali sepasang senyuman
Semanis gulali

Kita bersandar di antara keheningan

Coba bayangkan sesekali
Malam selalu hujan 
Bulan dan bintang berseliweran tanpa henti
Di musim yang menggairahkan seperti ini
Apalagi yang dapat kita lakukan
Selain saling mendekap
Dan berharap esok berjumpa lagi


Jekardah, May 2019




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Puisi Terjemahan William Wordsworth - I Wandered Lonely as a Cloud

Hari ini, saya mencoba lagi menerjemahkan sebuah sajak berjudul I Wandered Lonely as a Cloud yang ditulis oleh William Wordsworth. Selamat membaca kawan! Semoga apa yang kita baca hari ini, membuat kita merasa penuh dan bahagia.  *** Umpama Segumpal Awan Aku Berkelana Aku berkelana umpama segumpal awan Yang melayang di ketinggian melampaui lembah dan bukit, Ketika tak sengaja kudapati sejauh mata memandang, Sehamparan bunga-bunga daffodil; Di dekat danau, di bawah rimbun pepohonan, Bunga-bunga daffodil melambai dan menari dikibaskan angin. Tak henti-hentinya laksana bintang-gemintang yang berkilatan Dan mengerjap di keluasan bima sakti, Bintang-gemintang itu, meregang dalam lintasan tanpa batas Di sepanjang tepian danau yang luas: Sekilas kusaksikan berpuluh ribu, Bunga-bunga daffodil saling beradu lewat tarian yang begitu lincah. Ombak di sebelahnya menggulung dan pecah; namun bunga-bunga daffodil Menghempaskan kilauan ombak itu dalam sukacita: Seorang penyair menjumpai dirinya te...

To Our 2nd Anniversary

The night has fall, curled around, and settled In silence and peace, the moon flickered courageously and stars blinked naughty It was a rectangled room with a hanging rattan bulb where the cold took hold A wave of joyful energy gathered and helped me chanted, "this day came, we're filled with love and pleasure." We have shared sunrises and sunsets Conquering all fears, expressing the passage of time, enduring love, and tumbling in joy. I dove beneath the quilt Drifted into dreams  "Before two, I was one celebrating the innocence, the unsolved questions about why I was one, not two.  I was a foreigner, wandered with a self-made map In the North I would see the frosting winter, magical skies with ribbons of light In the East, I would see new days filled with promise, flashing out warm greetings In the South, days stretch long, bread freshly baked, and conversations about clumsy feet strolling through the field never ends In the West, trees trembled the rustling leaves....

Dialog pada Diri

Saya percaya bahwa berdialog dengan diri dapat meningkatkan keintiman dengan diri sendiri. Biasanya, saya memulai dengan mempersiapkan satu atau dua pertanyaan, lalu dalam keheningan membiarkan diri sendiri secara luwes menjawabnya satu-persatu. Atau bisa saja bukan jawaban yang diperoleh, melainkan pertanyaan-pertanyaan baru yang lebih rumit dari sebelumnya. Tapi tidak mengapa, yang demikian itu membuat saya belajar untuk paham bahwasanya diri ini, terkadang bertingkah layaknya anak kecil yang ingin tahu banyak hal. Ia akan mengutarakan banyak pertanyaan pada siapa pun. Bukan semata untuk memuaskan keingintahuan, tapi juga untuk menyadari betapa saya tidak mengetahui apa-apa kecuali mulai melatih diri untuk lebih banyak bersukur, mengurangi intensitas mengeluh, tetap fokus dan melakukan yang terbaik pada hari ini, bila terjadi guncangan gunakan momen itu untuk berbenah dan tetap tenang, serta membiasakan diri untuk percaya pada diri sendiri untuk menyembuhkan luka-luka. Prosesnya tent...