Langsung ke konten utama

Nyanyian Selamat Datang

musim angin yang bergelayut di telinga
telah berlalu. berlari dari waktu.
bunga mawar mekar, daun ingatan di kepalamu
semakin hijau.
"kita serupa batang yang bergoyang
bercokol di tanah, tempat atap rumah
kita didirikan. dari balik matahari
dan sinarnya yang dibawa udara
musim angin akan dikenang"

sebab kenapa
di bumi kita yang belum cukup tua
untuk kakek kita
merasa bermanja-manja pada ibu bapak kita
minta digendong dibawa ke sana kemari
"saudara sayang
mari tidur siang
malam ini ada pesta di ladang
mawar akan mekar
musim angin akan datang di pelupuk mata
ibu bapak kamu dan aku
mesti bergadang, masak udang capit pedas
cumi goreng bumbu syomai

yang paling penting
nila dan tujuh loki arak dari pohon aren di hutan
yang bersebelah dengan bilah pengasah parang
penebang kayu kita"

atap kita akan tetap berdiri
meneduhi dari waktu tiba matahari
yang tembus pandang.
nyanyian kita
akan tetap dinamai selamat datang
kepada musim angin dan mawar yang
akan mekar



--Sekayu, '10

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Choices

There will always be the first time for everyone. The first time to hear, the first time to feel, the first time to move, the first time to breathe and cry, the first time to drink, the first time to eat, the first time to respond, the first time to play, the first time to play together and solve the very own problem, the first time to enter school, the first time to teach, the first time to talk and engage with numerous audience, the first to be and do anything. . .till it becomes one day. . .the thing that was hard and challenging, could become a piece of cake. It takes courage, it takes sweat and tears, it takes sleepless nights, it takes restless days, it takes commitment, it takes everything. Maybe it takes your happiness away either. It may seem scary and it may seem crazy. It requires self and stress management. I always have choices amongst these options. I commence to reflect. Back then, I love to  compare people, wether it would be worth it or not at all. I compare A to B...

The Awakening of New Energy

This one week, my mind buzzed. I know I had a lot to express. I always feel the urge to talk to people and barely know when to stop. I love creating world with words. Words are playground to me. Sometime I could slide, hop, roll forward, slither, or simply sit and watching people passing by. It's not a bout fun, but it's the awareness of creating more and more. I will try to invest 1 hour each day to write, to think, to get lost, to be found, to express, and write again. Over and over. I hope there will be more people connect and read me. Insya Allah 🤍

Puisi Terjemahan Rumi - When I Die

Saya mencoba menerjemahkan sajak yang ditulis oleh Rumi berjudul ' When I Die '. Selamat membaca, kawan! *** Ketika Maut Menjemputku Ketika maut menjemputku ketika peti jenazahku disiapkan jangan kau kira aku merindukan kehidupan dunia jangan menitikkan air mata jangan sesekali meratapi atau berduka cita aku tidak sedang terjerembab ke dalam neraka para iblis tatkala kau saksikan jasadku dipikul berhentilah menangisi kepergianku aku tidak pergi sebaliknya aku sedang berada di sisi Sang Maha Penyayang bila kau beringsut  dari peristirahatan terakhirku jangan ucapkan selamat tinggal ingatlah bahwa pusara sejatinya hanya sebuah tirai yang menyembunyikan firdaus di belakangnya kau hanya akan menyaksikanku terbujur di liang lahad kini lihatlah kebangkitanku bagaimana mungkin yang kau saksikan menjadi sebuah akhir tatkala matahari tenggelam atau bulan terbenam yang terekam di matamu tampak seperti akhir juga seperti senja namun sebaliknya, yang kau saksikan adalah fajar saat maut men...