Whenever I feel dumb, I shall remember that I am a teacher and a lecturer at the same time. It's bloody hard and I know I shall never step back. I walk this journey not by myself, not with myself, but with all of my willingness to climb up mountains. I want to see more from the world, I want to fly far as it is my free will. I want to create my opportunity. I am not going to do it by myself, I have Allah, family, fiance, friends, and these walking legs and working hands. Dear Mutiah, each time you feel that you are dying, remember that you have no time to die. The time you have is only for trying, never stopping. Fatigue and exhaustion are parts of life, so learn to rest. Be friend with black coffee since you know how it finally supports your brain work better. Learn to munch more fruits and veggies for a healthier digestive system. Remember, a well-regulated stress is actually required for this journey. Ain't no mountains so tiny. Allah gives you more than anything you have ever prayed for. Allah is closer to us than our jugular veins. He's absolutely closer to us than our very own selves.
Saya mencoba menerjemahkan sajak yang ditulis oleh Rumi berjudul ' When I Die '. Selamat membaca, kawan! *** Ketika Maut Menjemputku Ketika maut menjemputku ketika peti jenazahku disiapkan jangan kau kira aku merindukan kehidupan dunia jangan menitikkan air mata jangan sesekali meratapi atau berduka cita aku tidak sedang terjerembab ke dalam neraka para iblis tatkala kau saksikan jasadku dipikul berhentilah menangisi kepergianku aku tidak pergi sebaliknya aku sedang berada di sisi Sang Maha Penyayang bila kau beringsut dari peristirahatan terakhirku jangan ucapkan selamat tinggal ingatlah bahwa pusara sejatinya hanya sebuah tirai yang menyembunyikan firdaus di belakangnya kau hanya akan menyaksikanku terbujur di liang lahad kini lihatlah kebangkitanku bagaimana mungkin yang kau saksikan menjadi sebuah akhir tatkala matahari tenggelam atau bulan terbenam yang terekam di matamu tampak seperti akhir juga seperti senja namun sebaliknya, yang kau saksikan adalah fajar saat maut men...
Komentar
Posting Komentar
hembusan yang akan disampaikan pada nona-angin