Langsung ke konten utama

MEMBIARKAN ATAU TIDAK MEMBIARKAN




Pesanmu berjalan jauh. Ketika yang kau tutup rapat cuma pintu, aku mesti menangis pada hujan yang turun menggumpal, mesti mematok pisau pada trali jendela yang baru terkelupas. Aku ingin bagaimana jika caramu mengunci rapat, adalah mengunci yang tidak baik, yang luput dari sebotol pil diare . Aku ingin kau mengunci pintu rapat dengan setan-setan golok yang memenuhi kepalamu. Rumah ini lebih ringan dari segala dosa yang kita coba hapus tadi malam. Waktu tidak pernah terlambat memasukkan kosa kata baru ke dalam tubuh anginnya, ke wajah bintangnya

Dan kepala yang dituntun merapat ke wajah pintu, barangkali cuma tembok yang memantulkan silau pagi, air yang menggenang di ujung mata, udara yang disadap oleh tanganmu.

Aku bayangkan lima menit lalu semenjak jantungku melepaskan uratnya satu persatu, aku bayangkan ubin-ubin di depan yang kau tinggalkan bagai nyeri yang terus sakit - menjelaskan ombak seperti perahu yang tenggelam di kilang cuaca,  dan aku belajar menikmatinya hingga kukulum darah, kepergian yang kau banting, dan menyaksikan partikel debu terkecil menggeliat manja, meringkuk tubuhku ke dalam hening dan surga, maka aku saksikan pula kemana aku mesti menyerahkan jantungku, mengingat jalan melemas memerhatikanmu dan segalanya telah menjadi arah.


2013


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Choices

There will always be the first time for everyone. The first time to hear, the first time to feel, the first time to move, the first time to breathe and cry, the first time to drink, the first time to eat, the first time to respond, the first time to play, the first time to play together and solve the very own problem, the first time to enter school, the first time to teach, the first time to talk and engage with numerous audience, the first to be and do anything. . .till it becomes one day. . .the thing that was hard and challenging, could become a piece of cake. It takes courage, it takes sweat and tears, it takes sleepless nights, it takes restless days, it takes commitment, it takes everything. Maybe it takes your happiness away either. It may seem scary and it may seem crazy. It requires self and stress management. I always have choices amongst these options. I commence to reflect. Back then, I love to  compare people, wether it would be worth it or not at all. I compare A to B...

Puisi Terjemahan Rumi - When I Die

Saya mencoba menerjemahkan sajak yang ditulis oleh Rumi berjudul ' When I Die '. Selamat membaca, kawan! *** Ketika Maut Menjemputku Ketika maut menjemputku ketika peti jenazahku disiapkan jangan kau kira aku merindukan kehidupan dunia jangan menitikkan air mata jangan sesekali meratapi atau berduka cita aku tidak sedang terjerembab ke dalam neraka para iblis tatkala kau saksikan jasadku dipikul berhentilah menangisi kepergianku aku tidak pergi sebaliknya aku sedang berada di sisi Sang Maha Penyayang bila kau beringsut  dari peristirahatan terakhirku jangan ucapkan selamat tinggal ingatlah bahwa pusara sejatinya hanya sebuah tirai yang menyembunyikan firdaus di belakangnya kau hanya akan menyaksikanku terbujur di liang lahad kini lihatlah kebangkitanku bagaimana mungkin yang kau saksikan menjadi sebuah akhir tatkala matahari tenggelam atau bulan terbenam yang terekam di matamu tampak seperti akhir juga seperti senja namun sebaliknya, yang kau saksikan adalah fajar saat maut men...

The Awakening of New Energy

This one week, my mind buzzed. I know I had a lot to express. I always feel the urge to talk to people and barely know when to stop. I love creating world with words. Words are playground to me. Sometime I could slide, hop, roll forward, slither, or simply sit and watching people passing by. It's not a bout fun, but it's the awareness of creating more and more. I will try to invest 1 hour each day to write, to think, to get lost, to be found, to express, and write again. Over and over. I hope there will be more people connect and read me. Insya Allah 🤍