Langsung ke konten utama

ABFGKLPQVW

Ada telaga, dan cuma kita yang mondar-mandir di pagi hari
Di deretan toko yang padat kendaraan dan sinyal LRT
Kau mengantongi setumpuk gorengan yang basah
Nominal kartu kredit yang melempam
Dan paket telepon reguler yang mulai kosong

Kau mantap menatap langkah ibu-ibu pengendara sepeda ontel
Yang berteriak 'sui ora jamu'
Sedang di kepalaku, sudah tak ada catatan kaki yang memperbarui makna jamu selain minuman sehat
Kau panaskan di dapur yang mengepul, sedang oksigen dan asap yang menebal
Mustahil dijadikan hutan

Kau saring dengan filter kopi celup
Lalu mencelupkan perlahan jarimu hingga tenggelam
Seperti malam yang tidak pernah merasa cukup bising
Ia timbul di hadapanku, menenggelamkan kita yang perlahan membuka pagar sebuah rumah makan sushi
Pukul sebelas malam, tukang parkir berkeliaran
Memanggili calon pembeli esok hari

Namun kau terus masuk lebih dalam
Menarik tangan kiriku sambil memegangi kunci di tangan kanan

Anak tangga ini berusia lebih matang dari kita
Mereka tumbuh dengan memerhatikan yang pergi dan pulang
Di hari minggu, bisa saja ia merasa kesepian
Kemudian membayangkan dirinya hadir menggantikan seorang Romo
Dalam sebuah misa, ia kembali ingin memeluk diri
Dan menghindari manusia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Puisi Terjemahan William Wordsworth - I Wandered Lonely as a Cloud

Hari ini, saya mencoba lagi menerjemahkan sebuah sajak berjudul I Wandered Lonely as a Cloud yang ditulis oleh William Wordsworth. Selamat membaca kawan! Semoga apa yang kita baca hari ini, membuat kita merasa penuh dan bahagia.  *** Umpama Segumpal Awan Aku Berkelana Aku berkelana umpama segumpal awan Yang melayang di ketinggian melampaui lembah dan bukit, Ketika tak sengaja kudapati sejauh mata memandang, Sehamparan bunga-bunga daffodil; Di dekat danau, di bawah rimbun pepohonan, Bunga-bunga daffodil melambai dan menari dikibaskan angin. Tak henti-hentinya laksana bintang-gemintang yang berkilatan Dan mengerjap di keluasan bima sakti, Bintang-gemintang itu, meregang dalam lintasan tanpa batas Di sepanjang tepian danau yang luas: Sekilas kusaksikan berpuluh ribu, Bunga-bunga daffodil saling beradu lewat tarian yang begitu lincah. Ombak di sebelahnya menggulung dan pecah; namun bunga-bunga daffodil Menghempaskan kilauan ombak itu dalam sukacita: Seorang penyair menjumpai dirinya te...

Dialog pada Diri

Saya percaya bahwa berdialog dengan diri dapat meningkatkan keintiman dengan diri sendiri. Biasanya, saya memulai dengan mempersiapkan satu atau dua pertanyaan, lalu dalam keheningan membiarkan diri sendiri secara luwes menjawabnya satu-persatu. Atau bisa saja bukan jawaban yang diperoleh, melainkan pertanyaan-pertanyaan baru yang lebih rumit dari sebelumnya. Tapi tidak mengapa, yang demikian itu membuat saya belajar untuk paham bahwasanya diri ini, terkadang bertingkah layaknya anak kecil yang ingin tahu banyak hal. Ia akan mengutarakan banyak pertanyaan pada siapa pun. Bukan semata untuk memuaskan keingintahuan, tapi juga untuk menyadari betapa saya tidak mengetahui apa-apa kecuali mulai melatih diri untuk lebih banyak bersukur, mengurangi intensitas mengeluh, tetap fokus dan melakukan yang terbaik pada hari ini, bila terjadi guncangan gunakan momen itu untuk berbenah dan tetap tenang, serta membiasakan diri untuk percaya pada diri sendiri untuk menyembuhkan luka-luka. Prosesnya tent...

And I Said Yes, I Will

Mi amor, my love, Daddy K I said yes to our next journey, thick and thin I said yes to our progress, I'm all set I said yes to the mornings with tears and migraines  and to the nights with hugs and gentle kisses  I said yes to a lifetime prayer till Jannah This ring has given us power and awareness, love and affection, passion and patience, anxiety and peace, uncertainty and assurance, fears and courage, doubt and commitment, comfort over stormy days The knot we tie in this ring, cannot be wiped out Our loyalty worth more than anything we have And may Allah send us guidance, always Oct 2025