dua ribu enam belas kudapati tubuh ini pucat. kututup cermin dengan kulit yang mengelupas. senyum-senyum palsu bertaburan, melesat bagai kembang api menjelang tahun baru. aku termenung mengingat betapa waktu pernah di sini, duduk manis di hadapanku, mencelupkan satu persatu kakinya ke kolam.
280318
Komentar
Posting Komentar
hembusan yang akan disampaikan pada nona-angin