Langsung ke konten utama

Dapar

di balik angka-angka yang telah selesai kita hitung dengan tidak percuma, Ayah sebenarnya seperti apa bunyi nafas dari akar bilangan berpangkat itu. kau hanya bilang padaku, "bila ibu membeli sebotol tuak di warung yang berjarak lima kilometer, kau hanya perlu menghitung berapa jumlah nol di baris kedua yang harus kau bawa, lalu dengan kuda mana kau akan sampai di sana"

Ayah, kau pernah bilang padaku
arloji yang ada di tangan kiriku
pernah dibuat oleh seorang anak yang
setiap saat setelah datang waktu matahari
naik sepenggalah, dia hanya mengerti
rumus-rumus balok dan deretan-deretan yang
begitu sulit untuk dipahami"

"tulis angka-angka yang sudah pernah kau coba
lupakan di setiap basah nafasmu!"

mungkin itulah yang dapat kupelajari dari
hari-hari menjadi anakmu
anak yang selalu ingin tahu bagaimana
menemukan angka-angka baru yang senantiasa
lahir dari setiap penambahan
tinggi badanku, dari setiap perkalian jarak
dan titik pandanganku

atau mungkin Ayah
mengisyaratkan suatu hal lain
tidak menggunakan rumus-rumus itu
tidak dengan cara memperhatikan ibu
dan botol tuak dari warung-warung
yang terdiri dari kilometer yang jauh

lalu seperti apakah yang
musti aku pelajari dari
cara menghitung
yang belum aku pahami itu?



Sekayu, '10


(mar)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Choices

There will always be the first time for everyone. The first time to hear, the first time to feel, the first time to move, the first time to breathe and cry, the first time to drink, the first time to eat, the first time to respond, the first time to play, the first time to play together and solve the very own problem, the first time to enter school, the first time to teach, the first time to talk and engage with numerous audience, the first to be and do anything. . .till it becomes one day. . .the thing that was hard and challenging, could become a piece of cake. It takes courage, it takes sweat and tears, it takes sleepless nights, it takes restless days, it takes commitment, it takes everything. Maybe it takes your happiness away either. It may seem scary and it may seem crazy. It requires self and stress management. I always have choices amongst these options. I commence to reflect. Back then, I love to  compare people, wether it would be worth it or not at all. I compare A to B...

Puisi Terjemahan Rumi - When I Die

Saya mencoba menerjemahkan sajak yang ditulis oleh Rumi berjudul ' When I Die '. Selamat membaca, kawan! *** Ketika Maut Menjemputku Ketika maut menjemputku ketika peti jenazahku disiapkan jangan kau kira aku merindukan kehidupan dunia jangan menitikkan air mata jangan sesekali meratapi atau berduka cita aku tidak sedang terjerembab ke dalam neraka para iblis tatkala kau saksikan jasadku dipikul berhentilah menangisi kepergianku aku tidak pergi sebaliknya aku sedang berada di sisi Sang Maha Penyayang bila kau beringsut  dari peristirahatan terakhirku jangan ucapkan selamat tinggal ingatlah bahwa pusara sejatinya hanya sebuah tirai yang menyembunyikan firdaus di belakangnya kau hanya akan menyaksikanku terbujur di liang lahad kini lihatlah kebangkitanku bagaimana mungkin yang kau saksikan menjadi sebuah akhir tatkala matahari tenggelam atau bulan terbenam yang terekam di matamu tampak seperti akhir juga seperti senja namun sebaliknya, yang kau saksikan adalah fajar saat maut men...

The Awakening of New Energy

This one week, my mind buzzed. I know I had a lot to express. I always feel the urge to talk to people and barely know when to stop. I love creating world with words. Words are playground to me. Sometime I could slide, hop, roll forward, slither, or simply sit and watching people passing by. It's not a bout fun, but it's the awareness of creating more and more. I will try to invest 1 hour each day to write, to think, to get lost, to be found, to express, and write again. Over and over. I hope there will be more people connect and read me. Insya Allah 🤍